Subscribe:

Sabtu, 05 Oktober 2013

Aplikasi dari GLB


Aplikasi dari GLB
Aplikasi dari Gerak Lurus Beraturan (GLB) dalam kehidupan sehari-hari agak sulit ditemukan, karena biasanya kecepatan gerak benda selalu berubah-ubah. Misalnya ketika dirimu mengendarai sepeda motor atau mobil, laju mobilmu pasti selalu berubah-ubah. Ketika ada kendaraan di depanmu, pasti kecepatan kendaraanmu dikurangi, biar ga ciuman, belum jalannya padat dengan kendaraan atau mungkin jalannya berlubang dan banyak tikungan ;)
Walaupun agak sulit ditemukan, tapi terdapat aplikasi GLB dalam kehidupan sehari-hari.
Contoh pertama, kendaraan yang melewati jalan tol. Walaupun terdapat tikungan pada jalan tol, kendaraan beroda bisa melakukan GLB pada jalan tol. Pada jarak tertentu, lintasan jalan tol lurus. Kendaraan yang bergerak pada jalan tol juga kadang mempunyai kecepatan yang tetap. Tetapi ini hanya berlangsung sementara alias beberapa menit saja.
Contoh kedua, gerakan kereta api atau kereta listrik di atas rel. Lintasan rel kereta kadang lurus, walaupun jaraknya hanya beberapa kilometer. Kereta api melakukan GLB ketika bergerak di atas lintasan rel yang lurus tersebut dengan laju tetap.
Contoh ketiga : kapal laut yang menyeberangi lautan atau samudera. Dirimu pernah menumpang kapal laut-kah ? ketika melewati laut lepas, kapal laut biasanya bergerak pada lintasan yang lurus dengan kecepatan tetap. Ketika hendak tiba di pelabuhan tujuan, biasanya kapal baru merubah haluan dan mengurangi lajunya. Gurumuda sering menggunakan kapal laut ketika liburan (mudik) jadi agak ngerti soal gerakan kapal laut.
Contoh keempat : gerakan pesawat terbang. Pesawat terbang juga biasa melakukan GLB. Setelah lepas landas, pesawat terbang biasanya bergerak pada lintasan lurus dengan dengan laju tetap. Walaupun demikian, pesawat juga mengubah arah geraknya ketika hendak tiba di bandara tujuan.
Hanya empat contoh yang dapat gurumuda berikan. Silahkan dipikirkan sendiri lainnya. Ingat bahwa pada contoh yang disebutkan di atas, baik kendaraan beroda, kereta api atau kereta listrik, kapal laut dan pesawat terbang tidak melakukan GLB sepanjang lintasan gerakannya. Ketika mulai bergerak dari keadaan diam, kendaraan tersebut tidak melakukan GLB karena terdapat percepatan yang membuat kendaraan tersebut mulai bergerak. Kendaraan melakukan GLB setelah menempuh jarak tertentu. Tidak ada contoh dalam kehidupan sehari-hari di mana benda melakukan GLB ketika mulai bergerak hingga berhenti.
Aplikasi GLBB dalam kehidupan sehari-hari.
GLBB merupakan gerak lurus berubah beraturan. Berubah beraturan maksudnya kecepatan gerak benda bertambah secara teratur atau berkurang secara teratur. Perubahan kecepatan tersebut dinamakan percepatan. Nah, dalam kehidupan sehari-hari kayanya sulit banget menemukan benda yang melakukan gerak lurus berubah beraturan. Pada kasus kendaraan beroda misalnya, ketika mulai bergerak dari keadaan diam, pengendara biasanya menekan pedal gas (mobil dkk) atau menarik pedal gas (motor dkk). Pedal gas tersebut biasanya tidak ditekan atau ditarik dengan teratur sehingga walaupun kendaraan kelihatannya mulai bergerak dengan percepatan tertentu, besar percepatannya tidak tetap alias selalu berubah-ubah. Contoh GLBB dalam kehidupan sehari-hari pada gerak horisontal alias mendatar nyaris tidak ada.
Contoh GLBB yang selalu kita jumpai dalam kehidupan hanya gerak jatuh bebas. Pada gerak jatuh bebas, yang bekerja hanya percepatan gravitasi dan besar percepatan gravitasi bernilai tetap. Benda yang jatuh bebas juga bergerak pada lintasan lurus (vertikal). Contohnya buah mangga yang lezat atau buah kelapa yang jatuh dari pohonnya. Dirimu bisa memikirkan contoh GLBB yang lain. Jika dirimu pernah jatuh dari atap rumah berarti dirimu juga pernah melakukan GLBB (piss… :)) ingat bahwa benda melakukan gerak jatuh bebas jika kecepatan awalnya nol. Benda yang dilempar atau dijatuhkan dari ketinggian tertentu tidak termasuk GJB karena memiliki kecepatan awal. Benda yang dilempar atau dijatuhkan termasuk gerak vertikal. Paham ya perbedaannya… pada dasarnya gerak jatuh bebas dan gerak vertikal ke bawah sama, hanya bedanya pada GJB tidak terdapat kecepatan awal.
Aplikasi gerak vertikal dalam kehidupan sehari-hari :
Gerak vertikal terdiri dari dua jenis, yakni gerak vertikal ke atas dan gerak vertikal ke bawah. Benda melakukan gerak vertikal ke atas atau ke bawah jika lintasan gerak benda lurus. Kalau lintasan miring, gerakan benda tersebut termasuk gerak parabola. Aplikasi gerak vertikal dalam kehidupan sehari-hari apa ya ? ;)ketika dirimu melempar sesuatu tegak lurus ke bawah (permukaan tanah), ini termasuk gerak vertikal. Dipikirkan sendiri ya sisanya… gampang kok. Syaratnya, benda tersebut bergerak pada lintasan lurus (lintasan vertikal, bukan mendatar alias horisontal) dan memiliki kecepatan awal.
:)

Soal-Soal Fisiki GLB/GLBB



1.    Sebuah mobil bergerak dipercepat dari keadaan diam. Jika percepatan mobil sama dengan 10 m/s². Kelajuan mobil setelah 3 sekon adalah ...
a.     30 m/s
b.    40 m/s
c.     50 m/s
d.    75 m/s
e.     35 m/s

          Jawab :
          V       = Vo + a. T
                   = 0 + (10 m/s²) (3 s )
                   = 30 m/s

2.    Sebuah mobil bergerak lurus berubah beraturan. Waktu yang diperlukan dari keadaan diam hingga kecepatannya mencapai 20 m/s adalah 2 sekon. Jarak yang ditempuh dalam selang waktu tersebut ...
a.     35 meter
b.    20 meter
c.     50 meter
d.    75 meter
e.     60 meter

Jawab :
Pertama-tama mencari percepatannya terlebih dahulu

V                = Vo + a . t
20 m/s        = 0 + a (4 s)
     a            =  20 m/s  = 5 m/s²
                                  4 s



Kemudian hitung jarak yang ditempuh dengan persamaan,
S       = Vo t  +  ½ at²
          = 0(4 s)  + ½(5 m/s²)(4 s)²
          = 0  + 40 m
S       = 40 m


3.    Ketika pedal rem pada mobil yang bergerak dengan kelajuan 72 km/jam diinjak, mobil diperlambat dengan perlambatan dengan perlambatan konstan 4 m/s². Jarak yang ditempuh mobil dari ketika pedal rem diinjak sampai mobil berhenti adalah ...
a.     18 m
b.    40 m
c.     50 m
d.    65 m
e.     288 m

Jawab :
S       = Vo t  + ½ a t²
          = (20 m/s)(5 s) + ½ (-4 m/s²)(5 s)²
          = 50 m
Atau;

                =Vo² + 2as
(0 m/s)²      = (20 m/s)² + 2(-4 m/s²) s
S                 = 50 m


4.    Mobil yang bergerak dengan kecepatan awal 10 m/s, setelah 5 sekon kemudian kecepatan awalnya menjadi 20 m/s. Berapa percepatan benda?
a.     1 m/s²
b.    2 m/s²
c.     3 m/s²
d.    4 m/s²
e.     5 m/s²

          Jawab :
  a  =Vt - Vo
                       t

           a = 20 m/s – 10 m/s 
                         5 s
           a = 2 m/s²

5.    Sebuah benda awalnya diam, kemudian mengalami percepatan. Tentukan Kecepatan benda pada t =10 s …
a.     10 m/s
b.    20 m/s
c.     35 m/s
d.    40 m/s
e.     50 m/s

Jawab

Percepatan bernilai konstan pada 10 detik pertama, maka
 = vi + at =0+(2)(10) =20 m/s

6.    Bila suatu benda diletakkan di atas permukaan yang
kasar, kemudian benda itu ditarik dengan sebuah gaya
tepat, maka akan terjadi gaya lawan yang disebut
gesekan. Besarnya gaya gesekan itu tergantung pada …

A. kekasaran permukaan yang bergesekan
B. besarnya gaya normal
C. kekasaran permukaan yang bergesekan dan besarnya
gaya normal
D. besarnya massa benda yang ditarik
E. besarnya gaya yang menarik benda itu
7.    Balok A terletak pada lantai mendatar yang kasar dihu-
bungkan dengan beban B lewat katrol tetap I dan katrol
II dengan tali. Ujung tali yang lain terikat pada atap C.
Jika ternyata B turun, maka ...(EBTANAS-86-31)

A. percepatan A = 1 percepatan B 2
B. percepatan A = percepatan B
C. percepatan A = 2 percepatan B
D. percepatan A = 4 percepatan B
E. percepatan A = 5 percepatan B


8.    Sebuah truk menempuh jarak 40 m dalam jangka waktu 8.5 s  ketika melambat. Kecepatan akhir truk yaitu 2.8 s.Percepatan truk tersebut ...
a.     0.448 m/s²
b.    -0.448 m/s²
c.     4.48 m/s²
d.    -0.048 m/s²
e.     -4.48 m/s²

Jawab :

Diketahui,
S = vit + at2 vf - vi

a = substitusi a kedalam S,jadi t
S = vf - at)t + at2 ) subsitusi nilai S,t, dan vf ,jadi  
40 = 2.8- a(8.5))8.5+ a(8.5)2
a = -0.448 m/s²




9.    Pesawat dengan kecepatan 100m/s mencoba mendarat. Pesawat tersebut dapat mengerem dengan percepatan -5m/s². Berapa waktu sampai pesawat benar-benar berhenti?
a.     10 s
b.    15 s
c.     20 s
d.    25 s
e.     30 s

     Jawab :

vi =100 m/s dan a=-5 m/s2
vf = vi + at pesawat berhenti ketika vf =0
0 = 100+(-5)t
t = 20 s

10.                       Kereta api Ladoya bergerak lurus beraturan pada rel lurus yogya-bandung sejauh 5 km dalam selang waktu 5 menit. (a) Hitunglah kecepatan kereta (b) berapa lama kereta itu menempuh jarak 50 km ?
a.     75 km/jam dan 40 menit
b.    75 km/jam dan 35 menit
c.     65 km/jam dan 40 menit
d.    65 km/jam dan 50 menit
e.     50 km/jam dan 45 menit
Jawab:
v = s / t = 5 km / 0,07 jam = 75 km/jam
t = s / v = 50 km / 75 km/jam = 0,67 jam = 40 menit.