Subscribe:

Senin, 16 Desember 2013

Makalh tentang Bunyi



BUNYI
A. PENGERTIAN BUNYI
·         Menurut Ir. Marthen Kanginan M.Sc, dalam bukunya IPA FISIKA SMP Bunyi adalah      suatu bentuk gelombang longitudinal
·         Menurut Agus Taranggono dan Hari Subagya dalam bukunya SAINS FISIKA Bunyi adalah Suatu bunyi yang dapat merambat kesegala arah dalam bentuk gelombang longitudinal
·         Menurut  www. Organisasi Pendidikan Online.com Bunyi adalah  suatu bentuk gelombang longitudinal yang merambat secara perapatan dan perenggangan terbentuk oleh partikel zat perantara serta ditimbulkan oleh sumber bunyi yang mengalami getaran
KESIMPULAN
Bunyi dapat merambat kesegala arah dalam bentuk benda dan gelombang longitudinal yang merambat secara perapatan dan perenggangan terbentuk oleh partikel zat perantara.
             1.Syarat Terbentuknya Bunyi      
·         Menurut Widagdo Mangunwiyoto dan Harjono dalam bukunya POKOK-POKOK FISIKA SMP yaitu :
1). Ada sumber bunyi yang bergetar(misalnya gendang, gitar dan
    Garpu tala)
2). Ada medium perambatan bunyi(misalnya,udara dan air)
3). Adapenerima bunyi(misalnya,telinga)
·         Menurut Ir. Marthen Kanginan, M.Sc, dalam bukunya SERIBU PENA FISIKA SMU yaitu :
1). Bunyi dihasilkan oleh sumber getar / sumber bunyi yaitu benda    
      Yang Bergetar
2). Energi dari sumber bunyi dipindahkan dalam bentuk gelombang   
      Longitudinal
3). Bunyi dapat dideteksi ( dikenali) oleh telinga atau instrument
                     KESIMPULAN
                    Bunyi dapat merambat dengan dihasilkan oleh sumber getar kemudian
                     dipindahkan dalam bentuk gelombang longitudinal dan bunyi dapat  di-
                    deteksi oleh telinga atau instrument
            2. Perambatan Bunyi
·         Menurut Agus Taranggono dan Hari Subagya dalam bukunya SAINS FISIKA SMA  yaitu getaran dari sumber bunyi yang mengetarkan udara di sekitarnya sehingga getaran molekul-molekul udara mengetarkan selaput gendang telinga
·         Menurut Ir. Marthen Kanginan M.Sc, dalam bukunya IPA FISIKA SMP yaitu bunyi dapat sampai ketelinga karena gelombang bunyi n zat padat merambat melalui udara (gas),zat cair dan padat.
         KESIMPULAN
         Tanpa zat perantara getaran dalam sumber bunyi tidak mungkin dapat
          Diteruskan ketelinga kita dan bunyi tidak dapat merambat di ruang
          hampa
            3. Cepat Rambat Bunyi
                a. Definisi Cepat Rambat Bunyi
·         Menurut Widagdo Mangunwiyoto dan Harjono dalam bukunya POKOK-POKOK FISIKA SMP adalah cepat rambat bunyi yang menyatakan jarak yang ditempuh bunyi dalam waktu satu sekon
·         Menurut Ir. Marthen Kanginan M. Sc, dalam bukunya SERIBU PENA FISIKA SMU adalah cepat rambat bunyi yang terbesar dalam zat padat, kemudian dalam rata-rata zat cair,dan terkecil dalam gas dalam waktu satu sekon
·         Menurut WWW. Organisasi Pendidikan Online. Com adalah Bunyi tidak dapat terdengar pada ruang hampa udara karena bunyi membutuhkan zat perantara untuk menghantarkan bunyi baik zat padat, cair maupun gas
                  KESIMPULAN
                    Cepat rambat bunyi tidak dapat terdengar pada ruang hampa udara
                   Karena bunyi membutuhkan zat perantara yang terbesar dalam zat
                    Padat ,rata-rata dalam zat cair dan yang terkecil dalam gas dapat
                    Ditempuh dalam waktu satu sekon
            b. Bagaimana Menentukan Cepat Rambat Bunyi
               cepat rambat bunyi bergantung pada suhu udara makin tinggi suhu udara,
               makin besar rambat bunyi, atau makin rendah suhu udara, makin kecil
               cepat rambat bunyi.
          c. Rumus dan Tabel Cepat Rambat Bunyi Dalam Berbagai Medium
               v =
               dengan s = jarak (m) dan t = waktu (s)
               Tabel cepat rambat bunyi dalam ber
Medium
Cepat Rambat Bunyi (m/s)
Udara ( suhu 0 oC )
Udara ( suhu 30 oC )
Air ( suhu 0 oC )
Beton
330
350
1400
5000
  
         d. Cepat Rambat Bunyi Dalam Gas,Cairan dan Padatan Berbeda
               Cepat rambat bunyi dalam zat-zat tersebut berbeda karena disebabkan oleh
               Jarak antarpartikel ( antar atom atau antar molekul ) dalam ketiga wujud zat,
               Dalam padatan jarak antar partikelnya sangat berdekatan sehingga energi
               yang dibawa oleh getaran mudah dipindahkan dari satu partikel ke partikel
               lainnya tanpa partikel itu berpindah itulah sebabnya ceoat rambat bunyi
               dalam padatan paling besar. Sebaliknya, dalam gas jarak antara partikelnya
               berjauhan, sehingga energy yang dibawa oleh getaran lebih sukar dipindah-
               kan dari satu partikel gas ke partikel gas lainnya. Akibatnya, cepat rambat
               bunyi dalam gas paling kecil.
          4. Frekuensi Bunyi
                a). Audiosonik adalah bunyi yang berada pada rentang frekuensi 20 Hz –
         20 000 Hz contohnya manusia
    b). Infrasonik adalah bunyi yang memiliki frekuensi kurang dari 20 Hz
    c). Ultrasonik adalah bunyi yang memiliki frekuensi lebih dari 20 000 Hz.
          5. Nada
    a). Pengertian Nada dan Desah
·         Menurut Widagdo Mangunwiyoto dan Harjono dalam bukunya POKOK- POKOK IPA FISIKA SMP Nada  adalah bunyi yang dihasilkan oleh sumber bunyi yang jumlah getarannya sama setiap detik
·         Menurut Agus Taranggno dan Hari Subagya dalam bukunya SAINS FISIKA SMA Nada adalah getaran yang dihasilkan oleh frekuensi yang teratur dan Desah adalah getaran sumber bunyi yang frekuensinya tidak teratur
              KESIMPULAN
                Suatu nada dapat dihasilkan oleh frekuensi yang teratur dan yang
                jumlah getarannya sama setiap detiknya.



   b). Tinggi Rendah Nada
·         Menurut Agus Taranggono dan Hari Subagya dalam bukunya SAINS FISIKA SMA tinggi rendah nada ditentukan oleh frekuensi getaran sumber bunyi
·         Menurut Widagdo Manggunwiyono dan Harjono dalam bukunya POKOK-POKOK FISIKA SMP tinggi rendah nada bergantung pada frekuensi nada
KESIMPULAN
Tinggi rendahnya suatu nada bergantung pada frekuensi nada tersebut makin tinggi frekuensi sumber bunyi, makin tinggi pula frekuensi nada yang dihasilkan.
c. Hukum Mersene yang dihasilkan Oleh Senar
·         Berbanding terbalik dengan panjang senar,
·         Berbanding lurus dengan akar tegangan senar,
·         Berbanding terbalik dengan akar luas penampang senar,
·         Berbanding terbalik dengan skar massa jenis senar.
Alat yang digunakan untuk menyelidiki hokum mersene dinamakan sonmeter.
            d. Batas Pendengaran Manusia
                 Manusia normal mempunyai batas pendengaran tertentu frekuensi gelom-
               Bang bunyi yang dapat diterima telinga manusia normal berkisar antara 20
                 Hz sampai dengan 20 000 Hz.
             
             e. Kuat Lemahnya Nada
·         Menurut Agus Taranggono dan Hari Subagyo dalam bukunya SAINS FISIKA SMA kuat lemahnya nada ditentukan oleh amplitude getaran sumber bunyi
·         Menurut Widagdo Mangunwiyoto dan Harjono dalam bukunya POKOK-POKOK FISIKA SMP ditentukan oleh amplitude dan jarak sumber bunyi dari penerima
KESIMPULAN
Kuat lemahnya suatu nada ditentukan oleh frekuensi getaran sumber bunyi semakin besar frekuensinya semakin tinggi nada yang dihasilkan
               f. Warna Bunyi Atau Timbre
                   adalah perbedaan cara bunyi bergetar, meskipun kekuatan dan ketinggi-
                  annya sama .warna bunyi timbul karena ada nada tambahan yang meny-
                   ertai suara yang mereka keluarkan.
           6. Resonansi dan Syarat Resonansi
·         Menurut Mharthen Kanginan dalam bukunya IPA FISIKA SMP resonansi adalah ikut bergetarnya suatu benda ketika benda lain didekatnya digetarkan dan syarat resonansi itu adalah frekuensi benda yang bergetar sama dengan frekuensi alami benda yang ikut bergetar.
·         Menurut Widagdo Mangunwiyoto dan Harjono dalam bukunya POKOK-POKOK FISIKA SMP resonansi adalah bergetarnya suatu benda karena pengaruh getaran benda lain

                   KESIMPULAN
                   Resonansi bergetarnya benda dikarenakan adanya pengaruh getaran
                   Dari benda lain terjadi bila frekuensi kedua suber getar tersebut sama
          7. Pemantulan Bunyi
               a. Hukum Pemantulan Bunyi
·         Bunyi yang datang, bunyi pantul, dan garis normal selalu terletak pada satu bidang pantul.
·         Sudut datang (i) sama dengan sudut pantul (r)
    b. Menentukan Cepatb Rambat Bunyi Di udara
        cepat rambatnya bunyi diudara dapat di ukur dengan menggunakan
         rumus      v =
      c. Manfaat Pemantulan Bunyi
·         Untuk mengukur kedalaman
·         Untuk menentukan cepat rambat bunyi di udara dan jarak antara dua tempat
·         Mendeteksi cacat dan retak pada logam dan menggukur ketebalan pelat logam
                   d. Macam-macam bunyi pantul
                         Menurut Marthen Kanginan dalam bukunya IPA FISIKA SMP yaitu :
·         Bunyi pantul yang memperkuat bunyi asli
·         Gaung atau kerdam
·         Gema
Menurut Widagdo Mangunwiyoto dan Harjono dalam bukunya POKOK-POKOK FISIKA SMP yaitu :
·         Gaung ( kerdam )
·         Gema
                           KESIMPULAN
                           Macam bunyi dibagi menjadi tiga bunyi pantul yang memper-
                           Bunyi asli gema adalah bunyi pantul yang 
                           Terdengar hamper bersamaan dengan bunyi asli dan gema ada-
                           Lah bunyi pantul yang terdengar sesuai bunyi asli         
             
    








0 komentar:

Posting Komentar